FREEDOM OF SPIRIT

"Life is looking deep into yourself,...reading into your deepest soul,..craving the wall of your heart,...and sucking it into the silence of sound", Adriansyah Jackataroeb, quoted from "The Rainbow in the Dawn". "I turn around in my saddle and seen behind me the waving,weaving mass of thousands of white-clad riders and, beyond them, the bridge over which I have come: its end is just behind me while its beggining is already lost in the mist of distance", quoted from Muhd.Asad, Road to Mecca.

Wednesday, February 08, 2006

Ahmadiah: Versi radio 68H

Netters yth,

Radio68H sangat prihatin dengan keadaan warga Ahmadiah yang berada di Nusa Tenggara Barat karena di zalimi oleh kaum muslim yang menurut radio 68H masih termasuk Islam atau muslim yang mempunyai perbedaan pandang dalam melihat agama Islam. Saya nggak tahu apakah memang benar begitu. Yang jelas ketika saya pada suatu waktu di London sedang sibuk mencari mesjid untuk sholat Jum'at, saya menemukan suatu mesjid dipinggiran kota London. Saya nyelonong masuk karena saat sholat sudah dekat. Namun langkah saya terhenti karena ditahan olehjamaah mesjid yang sepertinya tampak bertugas menjaga keamanan mesjid. Dia menanyakan saya, apakah saya muslim.Saya jawab, saya muslim mau sholat jum'at. Apakah anda jemaat Ahmadiah. Saya bilang saya bukan jemaat apapun dan saya tidak menganut mashab apapun dalam memeluk agama Islam. Saya lalu diarahkan untuk sholat disamping mesjid dan menyaksikan khotbah lewat TV. Saya tidak diperkenankan masuk auditorium utama. Saya bertanya, mengapa saya tidak bisa masuk kesitu padahal ruangan itu masih kosong. Petugas itu menjawab bahwa itu hanya diperuntukkan jemaat Ahmadiah.

Kesimpulan saya jemaat Ahmadiah itu kelompok exclusive, yang tidak terbuka untuk semua orang. Padahal islam tidak pernah menganjurkan untuk berkelompok-kelompok. Islam itu agama universal yang dapat dipeluk semua orang. Islam agama terbuka yang menerima siapa saja yang mau bergabung dengan syarat mematuhi semua aturan dan akidah2 yang telah ditetapkan.

Mengapa Ahmadiah dianggap sesat? Saya sendiri sangat demokratis dalam hal kebebasan memilih agama. Bagi saya siapa saja bebas memeluk suatu agama. Apalagi dalam islam sangat dipahami bahwa agama harus diterima dengan suatu keichlasan bukan suatu paksaan. Sya pribadi tidak dapat mem-vonis bahwa Ahmadiah suatu keyakinan sesat. Hanya saja cara dan metode berkeyakinan versi Ahmadyah dapat menyesatkan orang.Hemat saya kalau Ahmadyah tidak mengklaim sebagai agama islam, persoalannya akan beres. Sholatnya tidak perlu lima waktu dan tidak perlu mengadakan sholat jumat.
Tidak perlu meng-kotakkan diri atau mengklaim sebagai islam dan muslim. Pakai saja sebutannya agama Ahmadyah. Tidak perlu mewajibkan naik haji. Dengan perkataan lain, Mirza Ghulam Ahmad bikin saja agama sendiri. Methode sendiri dan tidak menyerupai atau menyamai Islam. Dengan cara demikian, mungkin orang2 lain termasuk saya, tidak akan peduli dengan mereka. Mereka sudah membuat trademark sendiri dan tidak akan membingungkan orang2 yang masih mempunyai nalar yang rendah, yang bersumber dari kebodohan, kemiskinan dan kurang gizi.


Kesimpulannya derita dan nista yang diterima oleh warga Ahmadyah diciptakan oleh orang-orang Ahmadyah sendiri baik secara sadar maupun tidak sadar. DiPakistan sendiri, tempat lahirnya Ahmadyah, kelompok ini bukan dianggap sebagai aliran islam.Kelompok ini dikategorikan sebagai suatu aliran kepercayaan yang tidak ada kaitannya sama sekali dengan ajaran Islam. Dengan treatment seperti itu oleh Pemerintah Pakistan, jemaat Ahmadyah tidak lagi menjadi suatu persoalan yang rumit di Pakistan

Wass,
Jacky

0 Comments:

Post a Comment

<< Home