FREEDOM OF SPIRIT

"Life is looking deep into yourself,...reading into your deepest soul,..craving the wall of your heart,...and sucking it into the silence of sound", Adriansyah Jackataroeb, quoted from "The Rainbow in the Dawn". "I turn around in my saddle and seen behind me the waving,weaving mass of thousands of white-clad riders and, beyond them, the bridge over which I have come: its end is just behind me while its beggining is already lost in the mist of distance", quoted from Muhd.Asad, Road to Mecca.

Thursday, October 06, 2005

KOMANDO TERRITORIAL (KOTER): Good government is less government.

Seperti diberitakan dalam berbagai media di Ibukota, Presiden SBY dalam peringatan Hari Angkatan Bersenjata ( % Oktober 2005) melontarkan gagasan untuk menghidupkan kembali Koter dalam rangka menanggulangi aktivitas terorisme di Indonesia. Radio 68H memberikan beberapa catatan pengalaman selama masa Orde Baru mengenai kegiatan Koter yang lebih banyak membantu melanggengkan kekuasaan/penguasa rezim Orde Baru. Koter menjadi alat politik Pemerintah untuk menekan rakyat yang mempunyai aspirasi politik yang berbeda dengan Pemerintah. Akankah hal ini terulang lagi pada masa pemerintahan SBY?

Disamping itu, menghidupkan Koter berarti sama saja kita tidak mempercayai kinerja institusi Kepolisian yang pada saat ini, kita berikan kewenangan penuh untuk menangani masalah keamanan dalam negeri. Kalaupun institusi Kepolisian belum berkinerja baik, seyogianya kita tidak cepat-cepat mengambil keputusan ataupun kebijakan yang mengerdilkan kewenangan Polri. Kita seharusnya dengan cepat membenahi institusi Kepolisian RI dari sisi organisasi,budaya, mekanisme kerja dan kecukupan anggaran. Pembenahan itu juga harus mencakup perubahan visi,misi dan tujuan dari institusi Polri. Kinerja Polri tidak saja di ukur dari segi kuantitas namun perlu pula diperhatikan kualitasnya. Supaya kinerja Polri terukur dengan baik kepada Polri perlu ditetapkan Indikator2 Kinerja berserta pengukurannya, apakah memakai metode balance score card (BSC) atau metode pengukuran lainnya yang objective. Dengan demikian masyarakat dapat menilai kemampuan Polri berserta jajarannya dari tahun ketahun. Cara ini dapat menghindarkan penilaian yang subjektif dari masyarakat atau pihak2 lain. Yang paling pueeentiing lagi, harus kita ingat jangan menambah jumlah polisi tanpa upaya meningkatkan kesejahteraan mereka. Menambah jumlah polisi dengan gaji yang kecil sama saja dengan menambah jumlah preman resmi (yang pakai bintang lagi). Mereka hanya akan menjadi pagar makan tanaman. Melaporkan kehilangan kambing bisa-bisa keluar biaya seharga seekor sapi.

Mengenai Koter, kita juga harus memperhatikan dampak negative keberadaannya dari sisi ekonomi. Saat ini saja berbagai institusi yang ada sudah sangat merepotkan pemerintah karena kegiatan pungli yang dilakukan oleh oknum2 institusi2 tersebut. Pengusaha harus menekan upah buruh serendah-rendahnya untuk membayar pungli kepada lurah,camat, bupati, gubernur, anggota DPR, Kapolres,Kapolsek, Kapolda, Kajari,Kajati dsbnya. Kalu Koter dihidupkan kembali berarti ada biaya lagi untuk men-service Babinsa, Koramil, Kodim, Korem dan Kodam. Bayangkan betapa panjangnya daftar pungli yang harus ditanggung para pengusaha. Oleh karena itu, dalam teori ilmu pemerintahan terdapat idiom bahwa: Good government is less government !!

0 Comments:

Post a Comment

<< Home