FREEDOM OF SPIRIT

"Life is looking deep into yourself,...reading into your deepest soul,..craving the wall of your heart,...and sucking it into the silence of sound", Adriansyah Jackataroeb, quoted from "The Rainbow in the Dawn". "I turn around in my saddle and seen behind me the waving,weaving mass of thousands of white-clad riders and, beyond them, the bridge over which I have come: its end is just behind me while its beggining is already lost in the mist of distance", quoted from Muhd.Asad, Road to Mecca.

Monday, October 10, 2005

HELMI Sekretaris PKB: Interpelasi kenaikan harga BBM

Helmi, anggota DPR dari Fraksi PKB mencoba mengorganisasikan fraksi2 di DPR untuk mengajukan hak interpelasi kepada Pemerintah i.e Presiden SBY. Menurut saya ini suatu dagelan baru dari PKB, yang dalam voting menentukan Subsidi BBM memilih abstain karena memiliki kepentingan tersembunyi dengan Pemerintah SBY sebagai akibat pecahnya PKB dalam muktamar di Semarang beberapa waktu yang lalu. Lalu dengan alasan bahwa kenaikan tersebut terlalu besar dan dianggap memberatkan masyarakat, PKB mencoba mencari popularitas baru dengan menggunakan hak interpelasi. Meskipun Pemilu masih jauh rupanya PKB perlu mencari dukungan dari rakyat agar partainya yang sudah terpuruk dalam pemilu yang lalu, tidak akan lebih terpuruk lagi pada tahun 2009.

Apakah itu akan berhasil? Wallahualam! Dari proses muktamar di Semarang dapat kita ketahui bahwa PKB sebagai partai tidak dibangun melalui mekanisme yang demokratis. Usaha untuk meng-goalkan Muhaimin Iskandar terlihat sangat kasar dan arogan. Melalui penetapan criteria calon pemimpin PKB, kita sudah dapat mengetahui bahwa partai ini akan dibangun dengan azas KKN. Partai ini bukan partai terbuka tapi adalah partai keluarga karena Muhaimin Iskandar adalah keponakan langsung dari Gus Dur. Jadi apapun alasan yang akan dipakai, kita sebagai orang awam tidak akan dapat dikelabuhi dengan cara-cara seperti itu. Kita patut bersukur dengan adanya pers yang jujur, bebas dan terbuka, yang dengan segala taktik dan manuvernya berusaha menelanjangi cara-cara yang tidak jujur dari kader-kader atau pemimpin partai.

Apa implikasi kalau interpelasi berhasil menekan pemerintah mengoreksi harga BBM? Kita akan melihat adanya ketidak-pastian baru yang dapat mengakibatkan hilangnya kepercayaan masyarakat terhadap kemampuan Pemerintah untuk mengeksekusi keputusan-keputusan secara tegas dan berwibawa. Ketidak-pastian ini akan menimbulkan sentiment negative dipasar yang dapat membahayakan kestabilan pasar keuangan dan pasar valuta asing. Persoalannya memang sangat sederhana (mengoreksi harga BBM) namun dampaknya akan sangat terhadap dinamika perekonomian yang sangat membutuhkan adanya suatu kepastian. Kedepan, tentu kita tidak akan memilih wakil2 seperti ini, yang sangat miskin wawasan dan berpandangan sangat sempit.

0 Comments:

Post a Comment

<< Home