FREEDOM OF SPIRIT

"Life is looking deep into yourself,...reading into your deepest soul,..craving the wall of your heart,...and sucking it into the silence of sound", Adriansyah Jackataroeb, quoted from "The Rainbow in the Dawn". "I turn around in my saddle and seen behind me the waving,weaving mass of thousands of white-clad riders and, beyond them, the bridge over which I have come: its end is just behind me while its beggining is already lost in the mist of distance", quoted from Muhd.Asad, Road to Mecca.

Sunday, October 02, 2005

BALI: Suicide Bombers

Kembali Bali menjadi korban pemboman oleh teroris dengan cara melakukan bom bunuh diri. Sampai saat ini belum ada yang mengklaim pihak mana yang melakukan hal tersebut. Sepertinya demokrasi di Indonesia berada dipersimpangan jalan. Banyak pihak yang tidak ingin paham demokrasi tumbuh di Indonesia dengan berbagai alasan. Masih ada sebagian orang ingin mendirikan Daulah Islamiyah seperti di jaman Nabi dan para Sahabat. Masalahnya apakah ada orang yang sekualitas Nabi dan para Sahabat? Dijaman Nabi demokrasi belum diperlukan karena segala sesuatu yang menjadi tolok ukur adalah Nabi (MUhammad SAW). Kalaupun Nabi melakukan kesalahan, Allah langsung menegur melalui wahyu yang disampaikan oleh malaikat Jibril. Dus Nabi di kontrol lansung oleh Allah SWT. Siapa yang mengontrol khalifah kalau melakukan kesalahan? Bukankah Daulah Islamiyah sudah dipraktekkan di jaman Ummayah?Dari sejarah kita melihat bahwa sistim itu tidak bisa bertahan karena tiadanya kontrol terhadap pemegang kekuasaan. Kalau seandainya sistim itu baik tentunya kita akan melihat keberadaannya sampai sekarang namun faktanya tidak demikian.

Saya tidak prejudice mengatakan bahwa pemboman itu dilakukan oleh kaum saya (kelompok muslim) namun seandainya memang terbukti demikian maka saya melihat ada sesuatu yang salah dalam pengajaran Islam. Nabi tidak pernah mengajarkan kekerasan kecuali kalau jiwa kita dalam keadaan terancam. Apakah kita sekarang dalam keadaan terancam? Kalau kita mengklaim bahwa 80% penduduk Indonesia adalah umat Islam, apakah kita merasa terancam? Apakah memang diantara kita sesama muslim sudah berpaham seperti kaum khawarij? Biarpun sesama Islam tapi kalau alirannya lain maka kita adalah musuh karena hanya ada satu kaum (Islam) yang benar. Kalu kita keadaannya seperti itu maka orang lain akan senang sekali karena Islam bukan dihancurkan dari luar namun mengalami pembusukan didalam. Kalau hal tersebut terjadi secara konsisten dan berkesinambungan maka Islam akan lenyap dari muka bumi, yang tinggal hanyalah onggokan sejarah. Astafirullahil azim. Mudah2an kita dijauhkan dari bala tersebut.

0 Comments:

Post a Comment

<< Home