FREEDOM OF SPIRIT

"Life is looking deep into yourself,...reading into your deepest soul,..craving the wall of your heart,...and sucking it into the silence of sound", Adriansyah Jackataroeb, quoted from "The Rainbow in the Dawn". "I turn around in my saddle and seen behind me the waving,weaving mass of thousands of white-clad riders and, beyond them, the bridge over which I have come: its end is just behind me while its beggining is already lost in the mist of distance", quoted from Muhd.Asad, Road to Mecca.

Monday, September 26, 2005

SUDIN PEMBANGUNAN DKI: Gali lubang tutup lubang

Kemarin aku bertandang ketempat bibiku di Jln Malang, Kel.Menteng Jakarta. Begitu sampai di jalan tersebut terlihat pemandangan luar biasa. Kontraktor Sudin Pembangunan DKI sedang membuat got dikiri dan kanan jalan sehingga kendaraanku terseok-seok mencari jalan yang pas agar tidak tergelincir kedalam saluran air (got) yang baru dibuat. Iseng-iseng aku memperhatikan para pekerja yang sedang sibuk. Ada yang membuat cor tutup got dari adukan pasir dan semen tanpa pakai besi beton. Saya khawatir apakah tutup saluran air (got) tanpa besi beton itu dapat bertahan lama jika terlindas oleh mobil. Ketika saya melihat salah satu lubang yang digali ternyata dibawah saluran air yang baru dibuat, dibawahnya terdapat saluran air yang berbentu pipa beton yang separuh pipa sudah terisi sampah, ditambah lagi dengan tumpahan dari galian tanah dari saluran yang baru. Saya bertanya tanya dalam hati, apa tujuan yang sebenarnya dengan proyek ini? Apakah karena sulit membersihkan saluran air kotor (got) yang lama maka Sudin DKI mengambil jalan pintas membuat saluran air baru ? Bagaimana dengan bak kontrol saluran air lama yang terletak 1 meter dibawah permukaan tanah? Apakah akan dibiarkan tertutup dengan saluran baru?Saya hanya bisa menyaksikannya dengan prihatin. Rupanya Sudin Pembangunan DKI mencontoh apa yang dewasa ini jamak dilakukan oleh Pemerintah. Kalau Pemerintah dengan mudah melakukan "gali lubang tutup lubang" dalam soal hutang luar negeri, kenapa Sudin Pembangunan DKI tidak boleh melakukan hal yang sama yaitu "gali got tutup got"?dan hebatnya dilakukan pada saat menjelang musim hujan. Ruar biasa???!!

0 Comments:

Post a Comment

<< Home