FREEDOM OF SPIRIT

"Life is looking deep into yourself,...reading into your deepest soul,..craving the wall of your heart,...and sucking it into the silence of sound", Adriansyah Jackataroeb, quoted from "The Rainbow in the Dawn". "I turn around in my saddle and seen behind me the waving,weaving mass of thousands of white-clad riders and, beyond them, the bridge over which I have come: its end is just behind me while its beggining is already lost in the mist of distance", quoted from Muhd.Asad, Road to Mecca.

Monday, September 26, 2005

Hutan konservasi dirambah

Radio 68H mewawacarai Dirjen Kehutanan, Bapak Koesparyadi, yang menyatakan bahwa apabila hutan konservasi terus dirambah untuk penanaman kelapa sawit, ada kemungkinan bahwa ekspor palm oil akan diblok oleh negara2 yang meratifikasi konvensi keaneka-ragaman hayati karena Indonesia dianggap telah melanggar kesepakatan dalam konvensi tersebut. Mengapa bisa terjadi perambahan hutan konservasi? Kemiskinan dapat diajadikan alasan namun kalau itu pembukaan hutan untuk kebun kelapa sawit...dari mana mereka memperoleh uang untuk melakukan land clearing dan membeli bibit sawit serta memeliharanya? Sudah bisa dipastikan bahwa mereka hanyalah operator saja yang digerakkan oleh para cukong. Kalaupun demikian maka dimana para pengawas hutan? Apabila kita hubungkan dengan pernyataan bahwa Indonesia merdeka barulah sebatas sebagai suatu wacana maka kita akan memaklumi semua peristiwa itu. Orang yang merdeka berarti orang yang bisa mengurus dirinya sendiri karena kemerdekaan itu suatu tanggung jawab bukan diartikan bebas melakukan segala-galanya tanpa batas. Orang bisa atau dapat merdeka tentu setelah dapat membuktikan bahwa dengan kemerdekaan itu, mereka bisa mengurus negara dengan baik dan bertanggung jawab. Sayangnya, setelah 60 tahun merdeka, kita tampaknya belum sanggup membuktikan hal tersebut. Sangat ironis.

1 Comments:

Post a Comment

<< Home